
Efisiensi pengelolaan persediaan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan operasional sebuah perusahaan. Kesalahan dalam mengelola stok dapat berdampak pada meningkatnya biaya operasional, terganggunya proses produksi, hingga menurunnya kepuasan pelanggan. Menjawab tantangan tersebut, ESAS Management (PT ESAS Edukasi Indonesia) kembali menghadirkan program Certified Inventory Management (CIM) yang akan diselenggarakan pada Selasa, 07 Juli 2026 secara online melalui Zoom. Program pelatihan ini dirancang untuk membekali para profesional dengan pengetahuan, strategi, dan teknik pengelolaan persediaan yang efektif guna mendukung produktivitas dan daya saing perusahaan.
Pelatihan ini menghadirkan Rizal Ardianto, S.T., M.T. sebagai trainer sekaligus narasumber utama. Dengan pengalaman di bidang manajemen operasional, logistik, dan supply chain, beliau akan membagikan wawasan praktis mengenai bagaimana membangun sistem inventory yang efisien, akurat, dan mampu mendukung pengambilan keputusan bisnis. Jalannya pelatihan akan dipandu oleh Muhammad Akbar Ramadhan, S.T., CDMS. (Abi) selaku moderator yang akan memastikan seluruh sesi berlangsung interaktif, komunikatif, serta memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi seluruh peserta.
Di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan efisiensi biaya penyimpanan. Pengelolaan inventory yang baik tidak hanya memastikan kebutuhan operasional tetap terpenuhi, tetapi juga membantu perusahaan mengurangi pemborosan, meningkatkan arus kas, serta mempercepat proses distribusi. Oleh karena itu, kompetensi di bidang inventory management menjadi salah satu keahlian yang sangat dibutuhkan oleh profesional di sektor manufaktur, distribusi, logistik, retail, maupun industri lainnya.
Melalui program Certified Inventory Management (CIM), peserta akan memperoleh pembelajaran yang komprehensif dimulai dari materi Inventory Management Introduction, yang membahas konsep dasar, fungsi strategis, serta peran inventory dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan. Materi ini memberikan fondasi yang kuat bagi peserta sebelum mempelajari berbagai teknik pengendalian persediaan yang lebih mendalam.
Selanjutnya, peserta akan mempelajari Inventory Performance, yaitu bagaimana mengukur efektivitas sistem persediaan menggunakan berbagai indikator kinerja utama (Key Performance Indicators/KPI). Pemahaman terhadap performa inventory menjadi langkah penting dalam mengidentifikasi peluang perbaikan dan meningkatkan efisiensi operasional.
Program ini juga membahas Inventory Control System, yang memberikan pemahaman mengenai berbagai metode pengendalian stok agar perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara tingkat persediaan dan kebutuhan operasional. Peserta kemudian akan mendalami metode Fixed Quantity dan Fixed Time Order, dua pendekatan penting dalam menentukan waktu dan jumlah pemesanan barang agar aktivitas operasional tetap berjalan secara optimal.
Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan stok, pelatihan juga mengupas konsep Re Order Point (ROP), yaitu teknik menentukan kapan perusahaan harus melakukan pemesanan ulang agar tidak mengalami kekurangan persediaan. Selain itu, peserta akan mempelajari Bin System, metode sederhana namun efektif dalam pengelolaan stok fisik yang banyak diterapkan pada gudang maupun fasilitas produksi.
Sebagai bagian dari strategi supply chain modern, peserta juga akan dikenalkan pada konsep Vendor Managed Inventory (VMI), yaitu sistem kolaborasi antara perusahaan dan pemasok dalam mengelola persediaan secara lebih efisien. Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Order Quantity, yang membantu peserta menentukan jumlah pemesanan yang optimal, serta Safety Stock Analysis, yaitu teknik menghitung stok pengaman untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan maupun keterlambatan pasokan.
Melalui kombinasi materi konseptual dan praktik implementasi, peserta akan memperoleh pemahaman yang dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya persediaan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.
Sebagai bentuk komitmen ESAS Management dalam memberikan pengalaman belajar yang berkualitas, setiap peserta akan memperoleh berbagai benefit eksklusif, yaitu Gelar Non Akademik CIM, eSertifikat Kehadiran dan Kelulusan, eModul Pelatihan, rekaman pelatihan yang dapat dipelajari kembali kapan saja, akses mengulang kelas sebagai sarana memperdalam pemahaman materi, serta kesempatan bergabung dalam Grup Bina Alumni ESAS Management untuk memperluas jejaring profesional dan terus mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi di masa mendatang.
Melalui penyelenggaraan Certified Inventory Management (CIM), ESAS Management kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia bisnis. Didukung oleh trainer yang kompeten, kurikulum yang aplikatif, serta metode pembelajaran yang fleksibel melalui Zoom, program ini menjadi pilihan tepat bagi staf gudang, supervisor logistik, inventory controller, purchasing, supply chain specialist, manajer operasional, pelaku usaha, maupun siapa saja yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang manajemen persediaan.
Bagi Anda yang ingin meningkatkan kemampuan dalam mengelola inventory secara profesional, memahami strategi pengendalian stok yang efektif, serta memberikan kontribusi nyata terhadap efisiensi operasional perusahaan, inilah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Segera daftarkan diri Anda pada program Certified Inventory Management (CIM) bersama ESAS Management (PT ESAS Edukasi Indonesia) dan belajar langsung bersama Rizal Ardianto, S.T., M.T. Raih Gelar Non Akademik CIM, nikmati berbagai fasilitas pembelajaran eksklusif, dan jadilah profesional yang siap menghadapi tantangan pengelolaan persediaan di era industri modern.
