
Pada tanggal 12 Juli 2026, ESAS Management sukses menyelenggarakan pelatihan Certified Lean Six Sigma Green Belt yang diadakan secara daring pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini menghadirkan narasumber terkemuka, Bapak Fauzan Daffa, S.T., M.M., MCSM., MQAA., MBM., CTEM (Master Trainer ESAS Management, Trainer Professional berlisensi Internasional Six Sigma, Six Sigma Practitioner), serta dipandu oleh moderator Indah.
Mengawali pemaparannya, Bapak Fauzan memperkenalkan konsep dasar melalui materi Introduction to Lean Six Sigma dan Lean Six Sigma Methodologies, yang membahas konsep dasar serta metodologi dalam menjalankan program perbaikan proses secara sistematis. Selanjutnya, peserta mempelajari Project Selection and Prioritization, yaitu teknik memilih dan menentukan prioritas proyek yang memberikan dampak terbesar bagi organisasi.
Selain itu, Bapak Fauzan juga menjelaskan pentingnya Metrics and Measurement sebagai dasar dalam mengukur keberhasilan suatu proses, serta mengulas Success and Failure Factors yang memengaruhi implementasi Lean Six Sigma, mulai dari komitmen organisasi hingga keterlibatan seluruh tim dalam menjalankan perbaikan berkelanjutan.
Sebagai penutup, melalui materi Lean Six Sigma in Practice, peserta diajak memahami penerapan Lean Six Sigma di dunia kerja melalui berbagai contoh implementasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi pemborosan, dan menciptakan nilai tambah bagi organisasi.
Pelatihan berlangsung dengan antusiasme yang tinggi. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan implementasi Lean Six Sigma di tempat kerja masing-masing. Diskusi yang interaktif tersebut semakin memperkaya wawasan peserta mengenai strategi peningkatan kualitas yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Melalui penyelenggaraan pelatihan Certified Lean Six Sigma Green Belt (CLSSGB) ini, ESAS Management terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pelatihan yang relevan dengan perkembangan dunia industri. Diharapkan, seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh untuk menciptakan proses bisnis yang lebih efektif, efisien, berkualitas, serta mendukung terciptanya budaya continuous improvement di lingkungan kerja masing-masing.