Jakarta — ESAS Management di bawah naungan PT ESAS Edukasi Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional melalui penyelenggaraan Pelatihan Business Analyst Specialist (CBAS). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 19.00–21.00 WIB, dengan membahas berbagai aspek penting dalam analisis, perencanaan, evaluasi, dan pengembangan bisnis.
Pelatihan Business Analyst Specialist dirancang untuk membantu peserta memahami bagaimana data, informasi, kondisi pasar, kemampuan keuangan, dan kinerja sumber daya manusia dapat dianalisis sebagai dasar pengambilan keputusan. Kompetensi tersebut semakin dibutuhkan di tengah persaingan bisnis yang ketat, perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi, serta tuntutan agar organisasi mampu beroperasi secara lebih efektif dan adaptif.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Hari Kurniawan, S.E., M.M., CCBA., selaku Founder dan Chief Executive Officer Recosta, sekaligus dosen manajemen bisnis dan analis industri. Pengalaman narasumber dalam bidang manajemen, analisis industri, pendidikan, dan pengembangan bisnis memberikan nilai tambah bagi peserta karena materi tidak hanya disampaikan dari sisi teori, tetapi juga dikaitkan dengan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam kondisi nyata.
Seluruh rangkaian kegiatan dimoderatori oleh Arwan Priyadinata, yang memandu pelatihan sejak pembukaan, pengenalan narasumber, penyampaian materi, interaksi dengan peserta, sesi diskusi, hingga penutupan. Kehadiran moderator membantu kegiatan berlangsung secara sistematis, komunikatif, dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami materi berdasarkan kebutuhan pekerjaan maupun usaha yang sedang dikembangkan.
Dalam lingkungan bisnis modern, keputusan tidak lagi cukup dibuat hanya berdasarkan intuisi. Perusahaan membutuhkan analisis yang mampu menjelaskan kondisi saat ini, mengidentifikasi permasalahan, membaca peluang, dan memperkirakan dampak dari setiap pilihan strategi. Di sinilah peran seorang business analyst menjadi semakin penting.
Seorang analis bisnis berperan menjembatani kebutuhan organisasi dengan solusi yang dapat diterapkan. Kompetensi tersebut melibatkan kemampuan memahami proses, mengolah informasi, mengevaluasi kinerja, menyusun rekomendasi, serta mengomunikasikan hasil analisis kepada pihak yang berkepentingan.
Materi pelatihan diawali dengan pembahasan mengenai konsep dasar analisis bisnis. Peserta diperkenalkan pada pengertian, tujuan, ruang lingkup, dan fungsi analisis bisnis dalam sebuah organisasi. Pemahaman ini menjadi dasar untuk melihat hubungan antara masalah bisnis, kebutuhan pengguna, proses kerja, serta strategi yang perlu dikembangkan.
Analisis bisnis membantu organisasi menentukan apakah suatu program, investasi, produk, atau kebijakan benar-benar memberikan manfaat. Dengan proses analisis yang terstruktur, perusahaan dapat mengurangi keputusan berbasis asumsi dan mulai menggunakan informasi yang lebih objektif sebagai dasar tindakan.
Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan materi analisis, perencanaan, dan strategi pemasaran. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengenali target pasar, perilaku konsumen, posisi produk, kompetitor, dan saluran pemasaran yang digunakan.
Perencanaan pemasaran yang baik tidak hanya berfokus pada promosi. Strategi juga perlu mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, nilai yang ditawarkan, harga, distribusi, komunikasi, dan pengalaman konsumen. Melalui analisis yang tepat, perusahaan dapat mengarahkan sumber dayanya kepada aktivitas pemasaran yang lebih relevan dan memberikan hasil.
Pelatihan ini turut membahas analisis, penganggaran, dan perencanaan keuangan. Kemampuan memahami kondisi keuangan menjadi bagian penting dalam analisis bisnis karena setiap keputusan membutuhkan dukungan sumber daya yang memadai.
Peserta diarahkan untuk memahami fungsi anggaran sebagai alat perencanaan dan pengendalian. Penganggaran membantu organisasi menentukan prioritas pengeluaran, memperkirakan kebutuhan dana, mengendalikan biaya, serta mengevaluasi perbedaan antara rencana dan realisasi.
Analisis keuangan juga membantu perusahaan menilai kelayakan suatu rencana bisnis. Strategi yang terlihat menarik tetap perlu diperiksa dari sisi kemampuan pendanaan, potensi pendapatan, biaya operasional, risiko, serta dampaknya terhadap keberlanjutan organisasi.
Materi berikutnya membahas evaluasi dan peningkatan kinerja pegawai. Sumber daya manusia merupakan bagian penting dari pelaksanaan strategi bisnis. Organisasi membutuhkan pegawai yang memahami target, memiliki kompetensi yang sesuai, serta mampu memberikan kontribusi terhadap tujuan perusahaan.
Melalui materi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya indikator kinerja, evaluasi secara objektif, pemberian umpan balik, dan penyusunan langkah pengembangan. Evaluasi kinerja seharusnya tidak hanya digunakan untuk menilai kekurangan, tetapi juga untuk mengenali potensi, menentukan kebutuhan pelatihan, dan meningkatkan produktivitas.
Peserta juga mempelajari pengembangan dan perencanaan bisnis. Materi ini membahas bagaimana ide atau peluang dapat diterjemahkan menjadi rencana yang lebih terstruktur, mulai dari penentuan tujuan, analisis pasar, penyusunan model bisnis, pengelolaan sumber daya, hingga penetapan strategi pertumbuhan.
Perencanaan bisnis yang baik membantu organisasi memahami arah yang akan dituju dan langkah yang harus dilakukan. Rencana tersebut juga menjadi alat komunikasi kepada pemilik usaha, manajemen, investor, mitra, maupun pihak lain yang terlibat dalam pengembangan bisnis.
Pelatihan Business Analyst Specialist relevan bagi business analyst, business development, staf pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, manajer, supervisor, konsultan, pemilik usaha, mahasiswa, maupun profesional yang terlibat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
Penguasaan analisis bisnis dapat memberikan nilai tambah bagi perkembangan karier karena perusahaan membutuhkan individu yang mampu melihat permasalahan secara menyeluruh. Seorang profesional tidak hanya dituntut menemukan masalah, tetapi juga harus mampu menyusun solusi yang realistis, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Sebagai bagian dari program pengembangan profesional, peserta memperoleh gelar nonakademik CBAS setelah memenuhi ketentuan program. Peserta juga mendapatkan e-sertifikat kehadiran dan kelulusan sebagai dokumentasi telah mengikuti dan menyelesaikan kegiatan pembelajaran.
Untuk mendukung proses belajar secara berkelanjutan, ESAS Management menyediakan e-modul pelatihan yang dapat digunakan sebagai bahan referensi mandiri. Peserta turut memperoleh rekaman pelatihan, sehingga materi yang telah disampaikan dapat dipelajari kembali sesuai dengan kebutuhan.
Fasilitas akses mengulang kelas juga diberikan agar peserta memiliki kesempatan untuk memperkuat pemahaman terhadap materi. Selain itu, peserta bergabung dalam Grup Bina Alumni ESAS Management sebagai ruang untuk memperluas jaringan profesional, bertukar informasi, dan memperoleh pembaruan mengenai program pengembangan kompetensi berikutnya.
Melalui penyelenggaraan Pelatihan Business Analyst Specialist, ESAS Management berharap peserta mampu membangun pola pikir yang lebih analitis, strategis, dan berorientasi pada solusi. Kompetensi tersebut diperlukan agar profesional mampu mengambil keputusan dengan lebih tepat serta berkontribusi terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan organisasi.
Bagi mahasiswa, pelaku usaha, dan profesional yang ingin meningkatkan kemampuan dalam analisis pemasaran, keuangan, kinerja pegawai, serta perencanaan bisnis, segera hubungi ESAS Management—PT ESAS Edukasi Indonesia untuk memperoleh informasi mengenai jadwal dan pendaftaran Pelatihan Business Analyst Specialist (CBAS) pada periode berikutnya. Tingkatkan kompetensi Anda dan persiapkan diri menjadi analis bisnis yang mampu menghasilkan rekomendasi strategis, terukur, dan bernilai bagi organisasi. 
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Trending
- Certified Lean Six Sigma Master Black Belt (CLSSMBB): Bekal Menjadi Ahli Lean Six Sigma dan Penggerak Perbaikan Berkelanjutan
- ESAS Management Tingkatkan Kompetensi Komunikasi Profesional melalui Pelatihan CIICS
- Management Gelar Pelatihan Business Analyst Specialist (CBAS) untuk Memperkuat Kompetensi Analisis Bisnis
- ESAS Management Selenggarakan Pelatihan Certified Competency Framework Management (CCFM), Perkuat Strategi Pengelolaan SDM Berbasis Kompetensi
- PT ESAS Edukasi Indonesia Sukses Selenggarakan Pelatihan Digital Marketing CDMS Bersama Praktisi Berpengalaman
- Menjadi Pemimpin yang Berdampak Bersama ESAS Management: Menguasai Praktik Excellent Leadership Management
- Meningkatkan Kompetensi Penyusunan Kontrak melalui Program Pelatihan Certified Contract Drafting Expert (CCDE)
- ESAS Management Gelar Pelatihan Logistic Management (CLM) untuk Memperkuat Kompetensi Profesional Logistik