Dalam menghadapi persaingan industri yang semakin dinamis, kemampuan mengelola perencanaan produksi dan pengendalian persediaan menjadi salah satu faktor penting bagi perusahaan untuk mencapai efisiensi operasional. Menjawab kebutuhan tersebut, ESAS Management kembali menyelenggarakan pelatihan Certified Production Planning Control Management (CPPCM) Batch #22 pada Selasa, 20 Oktober 2026, secara daring melalui Zoom Meeting. Pelatihan ini dihadiri oleh lima orang peserta yang memiliki ketertarikan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang manajemen produksi, perencanaan kebutuhan, serta pengendalian persediaan.
Pelatihan CPPCM Batch #22 menghadirkan Rizal Ardianto, S.T., M.T. sebagai fasilitator. Beliau merupakan Master Trainer ESAS Management sekaligus praktisi PPIC (Production Planning and Inventory Control) dan logistik dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Melalui pengalaman profesional tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari konsep manajemen produksi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri, termasuk tantangan dalam menghubungkan perencanaan produksi, ketersediaan bahan baku, pengelolaan persediaan, dan pemenuhan permintaan pelanggan.
Materi pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai peran PPIC dalam mendukung kelancaran proses bisnis perusahaan. Beberapa topik yang dibahas meliputi hubungan antara PPIC dan Supply Chain, keterkaitan proses manufaktur dengan perencanaan produksi, pentingnya Production Planning and Control, serta strategi pengendalian persediaan. Peserta juga mempelajari cara menghindari kerugian akibat pengelolaan stok yang kurang tepat dan memahami indikator kinerja utama atau Key Performance Indicators (KPI) dalam aktivitas PPIC. Pemahaman terhadap materi tersebut diharapkan dapat membantu peserta melihat proses produksi secara lebih terstruktur dan berorientasi pada pencapaian target perusahaan.
Dengan jumlah lima peserta, pelatihan ini menjadi kesempatan untuk membangun suasana belajar yang lebih terarah dan memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman terhadap topik yang dibahas. Pendekatan pembelajaran yang menggabungkan konsep manajemen dengan perspektif praktisi industri diharapkan dapat membantu peserta menghubungkan materi pelatihan dengan situasi nyata di lingkungan kerja. Pengetahuan mengenai perencanaan produksi, pengendalian persediaan, dan pengukuran kinerja dapat menjadi bekal penting dalam mengidentifikasi potensi masalah serta merumuskan langkah perbaikan operasional.
Selain memperoleh pengetahuan dan wawasan baru, peserta pelatihan CPPCM Batch #22 juga mendapatkan berbagai fasilitas pendukung pembelajaran. Fasilitas tersebut mencakup gelar nonakademik CPPCM, e-sertifikat kehadiran dan kelulusan, e-modul pelatihan, rekaman pelatihan, akses untuk mengulang kelas, serta kesempatan bergabung dalam Grup Bina Alumni ESAS Management. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung proses belajar berkelanjutan dan memperluas jaringan profesional antarpeserta.
Melalui penyelenggaraan pelatihan CPPCM Batch #22, ESAS Management terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang produksi, PPIC, dan logistik. Kemampuan mengelola perencanaan produksi secara efektif dan mengendalikan persediaan secara tepat merupakan modal penting bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi pemborosan, serta menjaga kelancaran rantai pasok.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah positif bagi kelima peserta untuk mengembangkan kompetensi profesional dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing. Dengan sumber daya manusia yang semakin kompeten, perusahaan memiliki peluang lebih besar untuk membangun proses operasional yang efisien, terukur, dan berdaya saing tinggi.
