Pelatihan Supply Chain Manager (Manajer Rantai Pasok) Batch 2 yang diselenggarakan oleh ESAS Management pada Minggu malam, 25 Oktober 2026, berlangsung dengan lancar melalui Zoom Meeting dari pukul 19.30 hingga 22.00 WIB. Acara ini diikuti oleh lima peserta dari berbagai latar belakang profesi yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendalami manajemen rantai pasok, terdiri dari para profesional seperti Supply Chain Manager dari PT Surya Fajar Indonesia, praktisi logistik dari PT Winson Logistik Indonesia, perwakilan dari industri manufaktur alas kaki, seorang wirausahawan, hingga staf dari PT Fronte Classic Indonesia. Pelatihan ini menjadi sangat penting karena telah diakui secara nasional dan internasional berbasis ISO 17024:2024, serta tersertifikasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Acara dibuka oleh moderator St. Nur’aeni, S.Akt. yang kemudian langsung memberikan kesempatan kepada trainer Eris Sutrisna, S.Pd., M.M., CSCM., CMT., selaku Founder & CEO ESAS Management serta Certified Supply Chain Manager, untuk memaparkan materi pelatihan. Trainer menyampaikan secara komprehensif berbagai unit kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang manajer rantai pasok, yaitu Mengorganisasi Kendaraan Untuk Pengangkutan Barang/Muatan/Kargo dan Mengorganisasi Pengangkutan Barang/Muatan/Kargo Internasional yang membahas perencanaan dan pengelolaan armada serta distribusi lintas negara. Selanjutnya, materi tentang Mengelola Rantai Pasok secara menyeluruh, Pengembangan dan Pemeliharaan Prosedur Operasional Untuk Perusahaan Angkutan dan Logistik, serta Mengembangkan dan Mengevaluasi Strategi Untuk Perusahaan Angkutan dan Logistikally. Trainer juga menjelaskan tentang Mengelola Perencanaan Anggaran dan Keuangan, Mengelola Prestasi Karyawan, Mengelola Kontrak, Menerapkan dan Memonitor Kebijakan dan Prosedur Perlindungan Lingkungan, serta Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lindungan Lingkungan (K3LL).
Seluruh materi disampaikan dengan metode yang interaktif dan komunikatif, trainer yang merupakan praktisi supply chain berpengalaman aktif melibatkan peserta dalam setiap sesi, memberikan kesempatan bertanya, serta merespons dengan jelas setiap pertanyaan yang diajukan. Pendekatan yang interaktif ini membuat suasana pelatihan menjadi hidup dan peserta tidak merasa bosan, bahkan materi yang kompleks pun terasa mudah dipahami karena disertai dengan contoh-contoh kasus nyata di dunia industri, logistik, dan manajemen rantai pasok. Para peserta yang sudah memiliki pengalaman di bidangnya terlihat sangat antusias berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai tantangan operasional yang mereka hadapi di lapangan, sehingga sesi pelatihan terasa sangat aplikatif dan strategis. Sepanjang pelatihan berlangsung, suasana Zoom Meeting kondusif dan peserta terlihat serius menyimak setiap pemaparan serta aktif mengikuti sesi diskusi dan latihan yang diberikan. Meskipun dilaksanakan pada malam hari akhir pekan dengan durasi dua setengah jam, kelima peserta tetap menunjukkan semangat hingga sesi terakhir. Moderator St. Nur’aeni, S.Akt. bertugas mengatur jalannya acara agar tetap sesuai jadwal, dan seluruh agenda berjalan tertib serta tepat waktu tanpa kendala teknis yang berarti selama pelaksanaan Zoom Meeting.
Pelatihan ini dirancang sangat efisien, trainer berhasil menyampaikan materi yang padat namun komprehensif sehingga peserta mendapatkan pemahaman utuh tentang manajemen rantai pasok tanpa merasa terbebani. Perlu diketahui bahwa pelatihan ini tidak hanya berhenti pada sesi tersebut, karena peserta juga akan mengikuti Uji Kompetensi yang dijadwalkan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 09.00 hingga selesai. Uji kompetensi ini menjadi tahap penting untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan. Memasuki akhir sesi, trainer menyampaikan bahwa proses evaluasi terhadap kelima peserta akan dilakukan secara menyeluruh dengan penilaian mencakup tiga aspek utama yaitu Sikap Kerja (30%), Pengetahuan (30%), dan Keterampilan (40%) yang dinilai berdasarkan partisipasi aktif, pemahaman materi, serta kemampuan praktis dalam menerapkan konsep supply chain yang telah dipelajari. Hasil penilaian tersebut tidak diumumkan pada malam hari itu juga, melainkan akan disampaikan maksimal H+7 hari kerja setelah pelatihan sebagaimana prosedur standar ESAS Management. Standar minimum kelulusan yang ditetapkan adalah nilai 70, dan peserta yang berhasil memenuhi standar tersebut berhak menyandang gelar non-akademik CSCM (Certified Supply Chain Manager) sebagai pengakuan atas kompetensi di bidang manajemen rantai pasok profesional.
Setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta berhak atas berbagai benefit eksklusif dari ESAS Management. Fasilitas tersebut meliputi E-Sertifikat Pelatihan sebagai bukti partisipasi, E-Sertifikat Kompetensi by KAN sebagai pengakuan resmi atas kompetensi yang diakui secara nasional dan internasional, Bonus Aset Konten yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan, serta keanggotaan dalam Grup Bina Alumni ESAS Management sebagai komunitas profesional yang memungkinkan mereka untuk terus berjejaring, berbagi pengalaman, dan memperoleh informasi terbaru seputar dunia rantai pasok dan logistik.
Pelatihan Supply Chain Manager Batch 2 yang berlangsung pada 25 Oktober 2026 ini berjalan dengan sukses. Dengan bekal sertifikasi CSCM dan kesempatan memperoleh Sertifikat Kompetensi KAN, para peserta kini memiliki fondasi kompetensi yang kuat untuk mengembangkan karir di bidang manajemen rantai pasok. ESAS Management berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan serupa guna mencetak lebih banyak manajer rantai pasok yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks di era globalisasi. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelatihan dapat diakses melalui akun Instagram @esas.management, sedangkan kegiatan ESAS Management dapat dipantau melalui @esas.news.
