Jakarta, 8 September 2026 – ESAS Management kembali mendulang kesuksesan dengan menyelenggarakan program pelatihan dan sertifikasi yang sangat visioner dan menjawab tantangan masa depan, yakni Certified Criminal Artificial Intelligence for Legal Practitioner (CAILP). Berlangsung pada malam hari ini, pelatihan yang diselenggarakan secara interaktif melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan melalui kanal YouTube ESAS Management ini diikuti dengan penuh antusiasme oleh 3 peserta eksklusif dari kalangan praktisi dan penggiat hukum.

 

Sertifikasi mutakhir ini menghadirkan seorang fasilitator utama yang sangat ahli, kompeten, dan memiliki pemahaman mendalam terkait persimpangan antara ilmu hukum pidana dan teknologi digital. Beliau adalah Adv. Muhammad Bayu Firmansyah, S.H., M.H. Rangkaian jalannya acara pada malam hari ini juga dibersamai dan dipandu dengan sangat terarah, interaktif, serta komunikatif oleh moderator andalan dari ESAS Management, yaitu Arris.

 

Pada sesi awal pelatihan, Adv. Bayu Firmansyah memaparkan bahwa adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak lagi hanya terbatas pada sektor bisnis atau teknologi murni, tetapi telah merambah secara masif ke dalam sistem peradilan dan praktik hukum. Beliau menekankan bahwa para praktisi hukum dituntut untuk memahami bagaimana AI beroperasi, baik sebagai alat bantu investigasi, analisis alat bukti, riset hukum, maupun sebagai instrumen yang berpotensi disalahgunakan dalam tindak pidana baru (seperti deepfake, penipuan otomatis, hingga peretasan berbasis algoritma).

 

Lebih lanjut, materi pelatihan CAILP ini dirancang untuk membekali para pengacara, penegak hukum, dan konsultan legal dengan literasi teknologi yang mumpuni. Peserta diajak untuk memahami batasan etika dan regulasi terkait penggunaan AI dalam penyusunan dokumen hukum, serta strategi mitigasi dan pembelaan dalam kasus-kasus pidana kejahatan siber (cybercrime) yang melibatkan kecerdasan buatan.

Meskipun pelatihan ini dilaksanakan pada malam hari setelah rutinitas pekerjaan yang padat, tingkat fokus dan rasa ingin tahu dari ketiga peserta tetap sangat tinggi. Di bawah panduan yang hangat dan interaktif dari moderator Arris, komposisi kelas eksklusif dengan 3 peserta ini sukses menciptakan ruang diskusi yang tajam dan berbobot layaknya private mentoring. Para peserta dapat dengan leluasa berdiskusi, melakukan bedah kasus (case study), serta mencari solusi atas tantangan hukum riil yang bersinggungan dengan teknologi masa kini.

 

Melalui pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh ESAS Management ini, diharapkan para alumni pemegang gelar CAILP mampu menjadi praktisi hukum modern yang adaptif dan melek teknologi. Mereka diharapkan siap kembali ke profesinya masing-masing dengan keunggulan kompetitif yang baru, menjembatani celah antara hukum konvensional dan inovasi digital, serta teguh dalam menegakkan keadilan di era kecerdasan buatan.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version