
Jakarta, 30 Agustus 2026 – ESAS Management kembali sukses menyelenggarakan program pelatihan dan sertifikasi yang sangat spesifik dan berdaya guna tinggi, yakni Certified Elicitation Intelligence Analyst (CEIA). Berlangsung pada malam hari ini, pelatihan yang diselenggarakan secara interaktif melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan melalui kanal YouTube ESAS Management ini diikuti dengan penuh antusiasme oleh 2 peserta eksklusif yang berfokus pada bidang investigasi dan intelijen analitik.
Sertifikasi unggulan ini menghadirkan seorang fasilitator utama yang sangat ahli, kompeten, dan memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum, advokasi, serta investigasi. Beliau adalah Adv. Muhammad Bayu Firmansyah, S.H., M.H. Rangkaian jalannya acara pada malam hari ini juga dibersamai dan dipandu dengan sangat taktis, interaktif, serta komunikatif oleh moderator andalan dari ESAS Management, yaitu Arris.
Pada sesi awal pelatihan, Adv. Bayu Firmansyah memaparkan bahwa keahlian elicitation (elisitasi) adalah sebuah seni dan teknik pengumpulan atau penggalian informasi secara halus, terarah, dan strategis. Melalui teknik ini, seorang analis dapat menggali informasi penting dari narasumber atau target tanpa membuat target merasa sedang diinterogasi atau menyadari bahwa mereka sedang memberikan informasi berharga. Keterampilan ini sangat krusial dan banyak diaplikasikan dalam berbagai sektor, mulai dari investigasi hukum, audit internal, pengamanan aset korporasi, hingga penyusunan strategi intelijen bisnis.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa seorang analis intelijen elisitasi tidak hanya mengandalkan pertanyaan lisan, tetapi juga harus memiliki kepekaan psikologis, kemampuan membaca bahasa tubuh (micro-expressions), dan kemahiran dalam membangun rapport (kedekatan) secara natural. Oleh karena itu, materi pelatihan CEIA ini dirancang secara mendalam untuk membekali peserta dengan taktik merancang percakapan, memetakan profil psikologis narasumber, serta yang paling utama, menjalankan seluruh proses tersebut dengan tetap menjunjung tinggi koridor hukum dan etika profesional.
Meskipun pelatihan ini dilaksanakan pada malam hari, tingkat fokus dan semangat belajar dari kedua peserta tetap luar biasa. Di bawah panduan yang hangat dan interaktif dari moderator Arris, komposisi kelas eksklusif yang hanya terdiri dari 2 peserta ini sukses menciptakan ruang diskusi yang sangat tajam dan mendalam layaknya sesi private mentoring. Para peserta dapat dengan leluasa berdiskusi, melakukan role-play skenario elisitasi di dunia nyata, dan membedah studi kasus mengenai tantangan penggalian informasi di lapangan.
Melalui pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh ESAS Management ini, diharapkan para alumni pemegang gelar CEIA mampu menjadi analis intelijen yang tajam, cekatan, dan etis. Mereka diharapkan siap kembali ke instansinya dengan membawa insting investigasi yang jauh lebih terasah, guna mendukung pencegahan risiko dan pengambilan keputusan yang akurat berbasis fakta.