Jakarta, 22 Agustus 2026 – Inovasi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan dunia usaha yang semakin dinamis. Perubahan kebutuhan konsumen, perkembangan teknologi, persaingan bisnis, serta tuntutan terhadap efisiensi mendorong organisasi dan perusahaan untuk terus mencari cara baru dalam menciptakan nilai. Dalam kondisi tersebut, kemampuan untuk memahami proses inovasi dan mengimplementasikannya secara tepat menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan oleh para profesional.
Inovasi tidak hanya berkaitan dengan menciptakan produk baru. Inovasi juga mencakup kemampuan menemukan cara kerja yang lebih efektif, mengembangkan model bisnis, menyelesaikan permasalahan secara kreatif, memahami kebutuhan pengguna, serta mengubah sebuah ide menjadi sesuatu yang memiliki nilai dan dapat diterapkan. Oleh karena itu, proses inovasi membutuhkan pemahaman yang sistematis, mulai dari tahap pencarian ide hingga implementasi dan komersialisasi.
Melihat pentingnya kompetensi tersebut, ESAS Management menyelenggarakan Program Pelatihan & Sertifikasi Innovation Professional Batch #02. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai berbagai tahapan dalam proses inovasi, metode berpikir kreatif, pengembangan model bisnis, penggunaan tools inovasi, hingga penerapan inovasi di lingkungan perusahaan.
Program Innovation Professional Batch #02 dijadwalkan dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 13.30–15.30 WIB secara daring melalui Zoom Live Meeting. Pelaksanaan secara online memberikan kemudahan bagi peserta untuk mengikuti pembelajaran dari berbagai wilayah tanpa harus hadir secara langsung. Dengan format tersebut, peserta tetap dapat memperoleh materi, berdiskusi, dan berinteraksi dengan fasilitator selama kegiatan berlangsung.
Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi individu yang ingin meningkatkan kemampuan dalam mengelola inovasi secara profesional. Pemahaman mengenai inovasi dapat memberikan manfaat bagi berbagai kalangan, baik karyawan, pelaku usaha, profesional, maupun individu yang ingin mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan problem solving dalam menghadapi tantangan pekerjaan.
Program ini menghadirkan Desy Nurrohmah, S.Si., M.M. sebagai fasilitator. Berdasarkan informasi pada poster kegiatan, fasilitator memiliki pengalaman sebagai peneliti bidang inovasi produk dan strategi bersaing UMKM, berpengalaman mendampingi UMKM, serta memiliki pengalaman dalam bidang inovasi bisnis lebih dari lima tahun. Latar belakang tersebut mendukung penyampaian materi karena peserta dapat memperoleh perspektif mengenai inovasi yang berkaitan dengan pengembangan produk, strategi bisnis, serta penerapannya dalam dunia usaha.
Materi pertama yang diberikan adalah Tahapan Proses Inovasi: Ideasi hingga Komersialisasi. Materi ini menjadi dasar bagi peserta untuk memahami bahwa inovasi merupakan sebuah proses yang membutuhkan tahapan dan perencanaan. Sebuah ide yang menarik belum tentu dapat disebut sebagai inovasi apabila tidak dikembangkan dan diimplementasikan sehingga memberikan manfaat atau nilai.
Tahap ideasi menjadi bagian awal dalam proses inovasi. Pada tahap ini, individu maupun organisasi berusaha menghasilkan berbagai gagasan yang dapat menjadi solusi terhadap suatu kebutuhan atau permasalahan. Ide dapat muncul melalui pengamatan terhadap kondisi pasar, masukan konsumen, pengalaman pengguna, perubahan teknologi, maupun permasalahan yang ditemukan dalam proses kerja.
Namun, tidak semua ide dapat langsung diterapkan. Ide perlu diseleksi dan dikembangkan berdasarkan kebutuhan, kelayakan, potensi manfaat, serta sumber daya yang tersedia. Setelah melalui proses pengembangan, inovasi dapat diarahkan menuju tahap implementasi dan selanjutnya dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai secara ekonomi maupun strategis.
Tahap komersialisasi menjadi salah satu bagian penting karena sebuah inovasi perlu memiliki kemampuan untuk memberikan nilai bagi pengguna maupun organisasi. Dalam konteks bisnis, inovasi yang berhasil dikomersialisasikan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru, meningkatkan daya saing, memperkuat posisi perusahaan di pasar, maupun membuka peluang usaha baru.
Materi selanjutnya adalah Design Thinking & Creative Problem Solving. Kedua pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengembangan inovasi karena membantu individu melihat permasalahan dari sudut pandang yang lebih luas.
Design Thinking menekankan pentingnya memahami kebutuhan dan pengalaman pengguna sebelum menentukan solusi. Pendekatan ini mendorong seseorang untuk tidak terburu-buru menentukan jawaban sebelum memahami masalah yang sebenarnya. Dengan memahami kebutuhan pengguna, solusi yang dirancang diharapkan menjadi lebih relevan dan memiliki nilai yang lebih besar.
Sementara itu, Creative Problem Solving membantu peserta mengembangkan kemampuan untuk menemukan berbagai alternatif solusi terhadap suatu permasalahan. Dalam dunia kerja, permasalahan tidak selalu dapat diselesaikan dengan cara yang sama. Oleh sebab itu, kemampuan berpikir kreatif menjadi penting agar seseorang mampu menghasilkan pendekatan baru ketika menghadapi tantangan.
Kemampuan berpikir kreatif juga dapat membantu organisasi menghindari pola kerja yang terlalu bergantung pada kebiasaan lama. Ketika kondisi lingkungan berubah, organisasi membutuhkan individu yang mampu melihat peluang, mengidentifikasi kebutuhan baru, dan menghasilkan gagasan yang dapat menjawab perubahan tersebut.
Materi berikutnya membahas Inovasi Model Bisnis (Business Model Innovation). Inovasi tidak selalu harus diwujudkan melalui penciptaan produk baru. Sebuah perusahaan juga dapat melakukan inovasi melalui perubahan cara menciptakan, menyampaikan, dan memperoleh nilai dari sebuah produk atau layanan.
Business Model Innovation memberikan pemahaman mengenai bagaimana sebuah organisasi dapat mengevaluasi model bisnis yang sedang dijalankan dan mencari kemungkinan pengembangan baru. Perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi, serta persaingan pasar dapat membuat model bisnis yang sebelumnya berhasil menjadi kurang relevan. Dalam kondisi tersebut, kemampuan melakukan inovasi model bisnis menjadi penting.
