
Pelatihan Certified Procurement Supervisor (CPSv) Batch 06 yang diselenggarakan oleh ESAS Management pada Kamis malam, 20 Agustus 2026, berlangsung dengan lancar melalui Zoom Meeting dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini diikuti oleh sejumlah peserta dari berbagai latar belakang profesi yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendalami peran pengawasan di bidang pengadaan barang dan jasa, terdiri dari praktisi procurement, supervisor, karyawan, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang manajemen pengadaan yang profesional dan strategis.
Acara dibuka oleh moderator St. Nur’aeni, S.Akt. yang kemudian langsung memberikan kesempatan kepada trainer Dr.(c) Adi Sopian, S.E., M.M., CSCMP, selaku Procurement Trainer dan Master Trainer ESAS Management, Ekspor dan Impor Expert, serta Certified Supplychain Management Profesional, untuk memaparkan materi pelatihan. Trainer menyampaikan secara komprehensif berbagai topik penting dalam pengawasan procurement, yaitu Peran Supervisor dalam Procurement yang mencakup pemahaman tentang tanggung jawab, wewenang, dan fungsi seorang supervisor dalam mengelola tim pengadaan serta memastikan proses procurement berjalan efektif dan efisien. Selanjutnya, materi tentang Perencanaan Procurement Lanjutan yang membahas strategi perencanaan pengadaan yang lebih kompleks, termasuk analisis kebutuhan, peramalan, dan penyusunan anggaran yang matang. Trainer juga menjelaskan tentang Vendor Management dan Evaluation yang mencakup cara mengelola hubungan dengan pemasok, mengevaluasi kinerja vendor, serta membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan. Selain itu, dibahas pula tentang Contract Management yang mengajarkan pengelolaan kontrak pengadaan secara profesional mulai dari penyusunan, negosiasi, hingga monitoring dan evaluasi kontrak, serta Digital Procurement dan E-Tools yang memberikan wawasan tentang pemanfaatan teknologi dan alat digital dalam proses pengadaan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Seluruh materi disampaikan dengan metode yang interaktif dan komunikatif, trainer yang merupakan praktisi procurement dan supply chain berpengalaman aktif melibatkan peserta dalam setiap sesi, memberikan kesempatan bertanya, serta merespons dengan jelas setiap pertanyaan yang diajukan. Pendekatan yang interaktif ini membuat suasana pelatihan menjadi hidup dan peserta tidak merasa bosan, bahkan materi yang kompleks pun terasa mudah dipahami karena disertai dengan contoh-contoh kasus nyata dan pengalaman langsung dari trainer di lapangan. Sepanjang pelatihan berlangsung, suasana Zoom Meeting kondusif dan peserta terlihat serius menyimak setiap pemaparan serta aktif mengikuti sesi diskusi yang diberikan. Meskipun dilaksanakan di malam hari setelah jam kerja, para peserta tetap menunjukkan semangat hingga sesi terakhir. Moderator St. Nur’aeni, S.Akt. bertugas mengatur jalannya acara agar tetap sesuai jadwal, dan seluruh agenda berjalan tertib serta tepat waktu tanpa kendala teknis yang berarti selama pelaksanaan Zoom Meeting.
Pelatihan dua jam ini dirancang sangat efisien, trainer berhasil menyampaikan materi yang padat namun komprehensif sehingga peserta mendapatkan pemahaman utuh tentang pengawasan procurement tanpa merasa terbebani. Memasuki akhir sesi, trainer menyampaikan bahwa proses evaluasi terhadap peserta akan dilakukan secara menyeluruh dengan penilaian mencakup tiga aspek utama yaitu Sikap Kerja (30%), Pengetahuan (30%), dan Keterampilan (40%) yang dinilai berdasarkan partisipasi aktif, pemahaman materi, serta kemampuan praktis dalam menerapkan konsep pengawasan procurement yang telah dipelajari. Hasil penilaian tersebut tidak diumumkan pada malam hari itu juga, melainkan akan disampaikan maksimal H+7 hari kerja setelah pelatihan sebagaimana prosedur standar ESAS Management. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses evaluasi berjalan cermat dan objektif sehingga setiap peserta mendapatkan penilaian yang adil sesuai dengan kompetensi yang telah ditunjukkan selama pelatihan berlangsung. Standar minimum kelulusan yang ditetapkan adalah nilai 70, dan peserta yang berhasil memenuhi standar tersebut berhak menyandang gelar non-akademik CPSv (Certified Procurement Supervisor) sebagai pengakuan atas kompetensi di bidang pengawasan procurement profesional.
Setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta berhak atas berbagai benefit eksklusif dari ESAS Management. Fasilitas tersebut meliputi E-Sertifikat Kehadiran & Kelulusan sebagai bukti partisipasi dan kompetensi, E-Modul Pelatihan yang dapat diunduh dan dipelajari kembali kapan saja untuk memperdalam pemahaman, rekaman pelatihan dan akses mengulang kelas untuk meninjau kembali materi yang telah disampaikan oleh trainer, serta keanggotaan dalam Grup Bina Alumni ESAS Management sebagai komunitas profesional yang memungkinkan mereka untuk terus berjejaring, berbagi pengalaman, dan memperoleh informasi terbaru seputar dunia procurement dan supply chain management.
Pelatihan Certified Procurement Supervisor Batch 06 yang berlangsung pada 20 Agustus 2026 ini berjalan dengan sukses. Dengan bekal sertifikasi CPSv yang akan segera mereka terima setelah pengumuman hasil kelulusan, para peserta kini memiliki fondasi kompetensi yang kuat untuk mengembangkan karir di bidang pengawasan pengadaan barang dan jasa. ESAS Management berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan serupa guna mencetak lebih banyak supervisor procurement yang kompeten dan siap menghadapi tantangan manajemen pengadaan yang semakin kompleks. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelatihan dapat diakses melalui akun Instagram @esas.management, sedangkan kegiatan ESAS Management dapat dipantau melalui @esas.news.