
Transformasi bisnis yang berlangsung semakin cepat menuntut setiap organisasi untuk tidak hanya mampu beradaptasi terhadap perubahan, tetapi juga terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Dalam kondisi tersebut, keberhasilan implementasi Lean Six Sigma tidak hanya bergantung pada tim pelaksana proyek, tetapi juga pada hadirnya seorang Champion yang mampu mengarahkan strategi, memberikan dukungan kepada tim, serta memastikan setiap inisiatif perbaikan berjalan selaras dengan tujuan organisasi. Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak pemimpin perubahan yang kompeten, ESAS Management (PT ESAS Edukasi Indonesia) menghadirkan program Certified Lean Six Sigma Champion (CLSSC) yang akan dilaksanakan pada Jum’at, 31 Juli 2026, pukul 19.00–22.00 WIB, secara online melalui Zoom.
Program ini dirancang untuk membekali para pemimpin, manajer, supervisor, dan profesional dengan kompetensi strategis dalam mengelola implementasi Lean Six Sigma di tingkat organisasi. Peserta tidak hanya akan memahami konsep dasar Lean Six Sigma, tetapi juga mempelajari bagaimana menjadi seorang Champion yang mampu memimpin perubahan, mengawal proyek perbaikan, serta membangun budaya continuous improvement yang berkelanjutan.
Pelatihan akan dipandu langsung oleh Fauzan Daffa, S.T., M.M., MCSM., MQAA., MBM., CIPM., CTEM., seorang praktisi sekaligus trainer profesional yang memiliki pengalaman luas dalam bidang manajemen operasional, project management, quality improvement, dan implementasi Lean Six Sigma di berbagai sektor industri. Dengan pendekatan pembelajaran yang aplikatif, interaktif, dan berbasis studi kasus, peserta akan memperoleh wawasan sekaligus strategi implementasi yang dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja. Jalannya pelatihan akan dipandu oleh Muhammad Akbar Ramadhan, S.T., CDMS. (Abi) selaku moderator, sehingga proses pembelajaran berlangsung komunikatif, dinamis, dan memberikan ruang diskusi yang produktif bagi seluruh peserta.
Di tengah meningkatnya tuntutan efisiensi operasional dan kualitas layanan, organisasi membutuhkan sosok Champion yang mampu menjadi penghubung antara manajemen dengan tim proyek Lean Six Sigma. Peran ini sangat penting dalam memastikan bahwa setiap proyek peningkatan kualitas memperoleh dukungan sumber daya, arah strategis, serta komitmen dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kompetensi sebagai Lean Six Sigma Champion menjadi salah satu nilai tambah yang sangat dibutuhkan bagi para pemimpin organisasi di era persaingan global.
Melalui program Certified Lean Six Sigma Champion (CLSSC), peserta akan mempelajari berbagai materi yang dirancang secara sistematis dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri modern. Pembelajaran diawali dengan Introduction to Lean Six Sigma Championship, yang membahas konsep dasar, filosofi, peran Champion, serta kontribusinya dalam keberhasilan implementasi Lean Six Sigma di organisasi.
Selanjutnya, peserta akan mendalami Project Selection in Lean Six Sigma Championship, yaitu teknik memilih proyek perbaikan yang memiliki dampak strategis terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, maupun kualitas layanan. Pemilihan proyek yang tepat menjadi langkah awal yang menentukan keberhasilan implementasi Lean Six Sigma secara keseluruhan.
Program ini juga membahas Team Support in Lean Six Sigma Championship, yang berfokus pada kemampuan Champion dalam memberikan arahan, motivasi, coaching, dan dukungan kepada tim agar setiap proyek dapat berjalan secara optimal. Selain itu, peserta akan mempelajari Resource Management in Lean Six Sigma Championship, yaitu strategi mengelola sumber daya manusia, waktu, anggaran, serta fasilitas agar pelaksanaan proyek berlangsung lebih efektif dan efisien.
Untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai target, peserta akan mempelajari Progress Monitoring in Lean Six Sigma Championship, yang membahas teknik pemantauan kinerja, evaluasi capaian proyek, hingga penyusunan langkah perbaikan apabila ditemukan hambatan dalam implementasi. Sebagai penutup, peserta akan mendalami materi Fostering a Continuous Improvement Culture, yaitu strategi membangun budaya organisasi yang menjadikan perbaikan berkelanjutan sebagai bagian dari cara kerja sehari-hari sehingga organisasi mampu mempertahankan daya saing dalam jangka panjang.
Selain memperoleh materi yang komprehensif dan aplikatif, setiap peserta juga akan mendapatkan berbagai benefit eksklusif dari ESAS Management, yaitu Gelar Non Akademik CLSSC, E-Sertifikat Kehadiran dan Kelulusan, E-Modul Pelatihan, rekaman pelatihan yang dapat dipelajari kembali kapan saja, akses mengulang kelas sebagai sarana memperdalam pemahaman materi, serta kesempatan bergabung dalam Grup Bina Alumni ESAS Management. Melalui komunitas alumni ini, peserta dapat memperluas jaringan profesional, bertukar pengalaman, serta mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan Certified Lean Six Sigma Champion (CLSSC), ESAS Management kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia bisnis modern. Dengan dukungan trainer yang berpengalaman, kurikulum yang mengikuti praktik terbaik Lean Six Sigma, serta metode pembelajaran yang fleksibel melalui Zoom, program ini sangat tepat diikuti oleh pimpinan perusahaan, manajer operasional, quality manager, project manager, supervisor, konsultan, engineer, hingga para profesional yang ingin memperkuat kompetensi kepemimpinan dalam transformasi organisasi.
Bagi Anda yang ingin menjadi pemimpin perubahan, mampu mengarahkan proyek-proyek strategis, serta membangun budaya continuous improvement yang memberikan dampak nyata bagi organisasi, inilah kesempatan yang tepat untuk mengembangkan kompetensi. Segera daftarkan diri Anda pada program Certified Lean Six Sigma Champion (CLSSC) bersama ESAS Management (PT ESAS Edukasi Indonesia) dan belajar langsung bersama Fauzan Daffa, S.T., M.M., MCSM., MQAA., MBM., CIPM., CTEM. Raih Gelar Non Akademik CLSSC, manfaatkan berbagai fasilitas pembelajaran eksklusif, dan jadilah Lean Six Sigma Champion yang mampu membawa organisasi menuju kinerja yang lebih unggul, efisien, dan berdaya saing tinggi.