
Pada tanggal 19 Juli 2026, ESAS Management sukses menyelenggarakan pelatihan Certified Total Productive Maintenance Professional (CTPMP) yang diadakan secara daring pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini menghadirkan narasumber terkemuka, Bapak Fauzan Daffa, S.T., M.M., MCSM., MQAA., MBM., CTEM (Master Trainer ESAS Management, Trainer Professional berlisensi Internasional, Total Productive Maintenance Specialist), serta dipandu oleh moderator Indah.
Mengawali pemaparannya, Bapak Fauzan menjelaskan Introduction to Total Productive Maintenance (TPM) sebagai pendekatan manajemen pemeliharaan yang bertujuan memaksimalkan efektivitas peralatan melalui keterlibatan seluruh karyawan. Peserta diajak memahami bahwa TPM tidak hanya menjadi tanggung jawab tim maintenance, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dari seluruh bagian organisasi untuk menjaga performa mesin tetap optimal.
Selanjutnya, peserta mempelajari 8 Pillars of TPM, yang menjadi fondasi utama dalam implementasi TPM di lingkungan industri. Delapan pilar tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari autonomous maintenance, planned maintenance, quality maintenance, hingga continuous improvement yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan pengurangan pemborosan.
Materi berikutnya membahas Sparepart Management, yang menekankan pentingnya pengelolaan suku cadang secara efektif agar kebutuhan pemeliharaan dapat terpenuhi tanpa mengganggu proses produksi. Pengelolaan stok yang tepat dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus meminimalkan risiko downtime akibat keterlambatan penggantian komponen.
Bapak Fauzan juga menjelaskan mengenai TPM Monitoring and Evaluation, yaitu proses pemantauan dan evaluasi implementasi TPM secara berkala. Melalui monitoring yang terstruktur, perusahaan dapat mengukur efektivitas program maintenance, mengidentifikasi kendala yang muncul, serta menyusun strategi perbaikan berkelanjutan.
Dalam pembahasan TPM Key Steps, peserta memperoleh pemahaman mengenai tahapan penting dalam penerapan TPM, mulai dari persiapan implementasi, pelaksanaan aktivitas pemeliharaan, hingga evaluasi hasil yang bertujuan membangun budaya kerja yang produktif dan berorientasi pada peningkatan kualitas.
Sebagai materi penutup, Bapak Fauzan mengulas Parts Loss Analysis, termasuk konsep Six Big Losses dan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Peserta mempelajari cara mengidentifikasi enam sumber utama kerugian dalam proses produksi serta menghitung nilai OEE sebagai indikator efektivitas mesin. Materi ini membantu peserta memahami strategi untuk mengurangi downtime, meningkatkan kualitas produk, dan mengoptimalkan kapasitas produksi secara menyeluruh.
Melalui pelatihan Certified Total Productive Maintenance Professional (CTPMP), ESAS Management berharap para peserta mampu menerapkan konsep TPM secara efektif di lingkungan kerja, sehingga dapat meningkatkan keandalan peralatan, efisiensi operasional, dan daya saing perusahaan di era industri yang semakin kompetitif.