Di tengah dinamika perdagangan internasional yang kian kompleks, pemahaman mendalam mengenai prosedur kepabeanan (*custom Clearance*) menjadi aset krusial bagi para profesional di sektor logistik dan rantai pasok. Menjawab kebutuhan tersebut, **ESAS Management** sukses menyelenggarakan pelatihan sertifikasi bergengsi bertajuk **”Certified Custom Clearance Professional”** pada Senin, 12 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom ini menghadirkan pakar senior, **Dr (c) Adi Sopian, S.E., M.M., CSCMP**, sebagai pemateri utama. Meski dilakukan secara virtual, intensitas diskusi dan kedalaman materi yang disampaikan memberikan pengalaman belajar yang eksklusif dan komprehensif bagi para peserta.
Fokus pada Kualitas dan Eksklusivitas Berbeda dengan seminar berskala besar pada umumnya, pelatihan kali ini dirancang secara privat dan sangat tersegmentasi. Tercatat hanya ada dua peserta terpilih yang mengikuti sesi ini. Pendekatan small-group learning ini sengaja diambil oleh ESAS Management untuk memastikan setiap peserta mendapatkan atensi penuh dari pemateri, sehingga proses transfer ilmu dan konsultasi mengenai kasus-kasus spesifik di lapangan dapat berjalan lebih efektif.Selain melalui Zoom, jalannya kegiatan juga disiarkan melalui Live Streaming YouTube di kanal resmi ESAS Management. Namun, untuk menjaga privasi materi dan nilai eksklusivitas program, akses video tersebut diatur secara private. Hanya peserta terdaftar yang memiliki tautan khusus yang dapat mengakses rekaman tersebut sebagai bahan ulasan di kemudian hari.
Kupas Tuntas Prosedur Kepabeanan Dipandu oleh Alfian selaku moderator, sesi yang berlangsung selama dua jam ini dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB. Alfian membuka acara dengan menekankan pentingnya sertifikasi profesional dalam meningkatkan daya saing di era globalisasi.
Memasuki sesi inti, Dr (c) Adi Sopian memaparkan materi dengan sangat sistematis. Sebagai seorang praktisi dan akademisi yang menyandang gelar Certified Supply Chain Management Professional (CSCMP), Adi Sopian tidak hanya menjelaskan regulasi di atas kertas, tetapi juga membagikan strategi mitigasi risiko dalam proses pengeluaran barang.

Beberapa poin krusial yang dibahas dalam pelatihan ini meliputi:
1. Klasifikasi Barang (HS Code):Ketepatan dalam menentukan kode HS untuk menghindari sanksi administrasi dan kesalahan tarif pajak.
2. Tatalaksana Impor dan Ekspor: Alur dokumen terkini sesuai dengan peraturan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang berlaku di tahun 2026.
3. Fasilitas Kepabeanan: Bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan fasilitas seperti Kawasan Berikat atau KITE untuk efisiensi biaya.
4. Analisis Dokumen:Teknik verifikasi dokumen komersial seperti Invoice, Packing List, dan Bill of Lading.
“Custom clearance bukan sekadar urusan administrasi, melainkan jantung dari kelancaran rantai pasok. Kesalahan kecil dalam dokumen bisa berdampak pada biaya *demurrage* yang membengkak atau bahkan kendala hukum,” ujar Adi Sopian di sela-sela pemaparannya.
Interaksi Intensif Meskipun sesi hanya berdurasi dua jam, keterbatasan jumlah peserta justru menciptakan ruang diskusi yang sangat dinamis. Kedua peserta aktif melontarkan pertanyaan mengenai kendala teknis yang mereka hadapi di pelabuhan dan bandara.
Dr (c) Adi Sopian dengan lugas memberikan solusi berdasarkan basis regulasi terbaru dan pengalaman praktisnya selama bertahun-tahun di industri logistik.Moderator Alfian juga berperan aktif dalam menjembatani diskusi, memastikan bahwa setiap poin kurikulum sertifikasi tersampaikan dengan jelas dalam waktu yang telah ditentukan.
Peran ESAS Management dalam Pengembangan SDMESAS Management sebagai fasilitator kegiatan ini kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.
Melalui program sertifikasi seperti *Certified Custom Clearance Professional*, ESAS berupaya mencetak tenaga ahli yang memiliki standar kompetensi tinggi dan diakui.Perwakilan ESAS Management menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari rangkaian program pengembangan profesi yang akan terus ditingkatkan sepanjang tahun 2026. Penggunaan teknologi seperti Zoom dan fitur privat YouTube merupakan bentuk adaptasi lembaga untuk memberikan fleksibilitas bagi para profesional yang memiliki jadwal padat namun tetap ingin meng-upgrade kemampuan mereka.
Penutup dan Harapan Acara ditutup dengan sesi foto bersama secara virtual dan pemberian instruksi mengenai ujian sertifikasi yang harus ditempuh peserta untuk mendapatkan gelar “Certified Custom Clearance Professional”.Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mempercepat proses logistik di instansi masing-masing, mengurangi biaya logistik nasional, dan pada akhirnya berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kancah internasional.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kualitas pelatihan tidak ditentukan oleh banyaknya peserta, melainkan oleh kedalaman materi dan kualitas interaksi antara pakar dengan praktisi.-Tentang Pemateri:Dr (c) Adi Sopian, S.E., M.M., CSCMP adalah seorang pakar manajemen rantai pasok dan kepabeanan yang dikenal aktif memberikan edukasi profesional. Saat ini beliau tengah menuntaskan studi doktoralnya dan memegang sertifikasi internasional di bidang *Supply Chain*.
