
ESAS Management (PT ESAS Edukasi Indonesia) menghadirkan program pelatihan CERTIFIED CRIMINAL SOCIOLOGY SPECIALIST (CCSS) pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 19.30–21.30 WIB secara daring melalui Zoom. Pelatihan ini dirancang untuk memperluas pemahaman peserta mengenai kejahatan dari perspektif sosiologi, mulai dari faktor sosial yang melatarbelakangi perilaku kriminal hingga pola kejahatan berbasis komunitas dan kejahatan terstruktur serta terorganisir.
Memahami kejahatan tidak cukup hanya dengan melihat tindakan dan aspek hukumnya. Lingkungan sosial, hubungan antarkelompok, kondisi masyarakat, serta konstruksi sosial mengenai perilaku menyimpang juga dapat menjadi bagian penting dalam menganalisis fenomena kriminal. Oleh karena itu, perspektif sosiologi kriminal dibutuhkan untuk membantu membangun pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap pola kejahatan dan konteks sosial yang melingkupinya.
Program ini dipandu langsung oleh Adv. Muhamad Bayu Firmansyah, S.H., M.H., C.Med., CPLi., CFAS., CBNSc., CTEM., CSA., CTSA., CRTOM., CPPS., CRPO., CSCSO., seorang advokat dan peneliti bidang hukum siber yang juga berkiprah sebagai konsultan analis hukum pengadaan barang/jasa pemerintah. Sesi pelatihan dimoderatori oleh Muhammad Akbar Ramadhan, S.T., CDMS. (Abi).
Memahami Kejahatan melalui Perspektif Sosial
Sosiologi kriminal merupakan bidang kajian yang mempelajari hubungan antara kejahatan dan berbagai faktor sosial yang memengaruhinya. Pendekatan ini membantu melihat bagaimana kondisi lingkungan, interaksi sosial, dinamika komunitas, dan struktur masyarakat dapat berkaitan dengan munculnya perilaku kriminal.
Pemahaman tersebut relevan bagi mahasiswa, peneliti, praktisi hukum, pemerhati sosial, konsultan, maupun profesional yang pekerjaannya bersinggungan dengan keamanan, kepatuhan, investigasi, dan analisis risiko sosial. Bagi mereka yang ingin mengembangkan kompetensi profesional, wawasan sosiologi kriminal dapat menjadi bekal untuk mengidentifikasi permasalahan secara lebih kritis dan menyusun analisis berdasarkan konteks yang lebih luas.
Dalam praktiknya, pendekatan sosiologis juga dapat melengkapi perspektif hukum. Jika hukum berfokus pada aturan, unsur perbuatan, dan pertanggungjawaban, sosiologi kriminal membantu memperluas pembahasan mengenai latar belakang sosial, pola interaksi, serta kondisi yang berkaitan dengan terjadinya kejahatan. Kedua perspektif tersebut dapat memberikan sudut pandang yang saling melengkapi, tanpa mengabaikan pentingnya bukti dan proses hukum yang berlaku.
Lima Materi Utama dalam Pelatihan CCSS
Pelatihan CERTIFIED CRIMINAL SOCIOLOGY SPECIALIST (CCSS) mencakup lima materi yang disusun untuk membangun pemahaman secara bertahap.
Pertama, Pondasi Sosiologi Kriminal, sebagai pengantar konsep dan ruang lingkup kajian kejahatan dari perspektif sosial. Kedua, Konstruksi Sosial atas Kejahatan, yang membahas bagaimana masyarakat membentuk pemahaman mengenai kejahatan dan perilaku menyimpang. Ketiga, Kejahatan Berbasis Komunitas, yang mengajak peserta memahami fenomena kriminal dalam konteks hubungan dan dinamika kelompok sosial.
Keempat, Kejahatan Terstruktur dan Terorganisir, yang memperkenalkan pola kejahatan yang melibatkan koordinasi, pembagian peran, atau jaringan tertentu. Kelima, Metodologi Analisis Sosiologi Kriminal, yang berfokus pada pendekatan untuk mengkaji fenomena kejahatan secara sistematis berdasarkan konteks sosial yang relevan.
Melalui materi tersebut, peserta diharapkan dapat mengembangkan cara pandang yang lebih terstruktur dalam memahami fenomena kriminal, membedakan asumsi dari hasil analisis, serta mempertimbangkan faktor sosial secara proporsional.
Benefit Pelatihan untuk Mendukung Pengembangan Kompetensi
Selain memperoleh pembelajaran langsung dari narasumber, peserta akan mendapatkan Gelar Non Akademik CCSS, E-Sertifikat Kehadiran & Kelulusan, E-Modul Pelatihan, Rekaman Pelatihan, Akses Mengulang Kelas, serta Grup Bina Alumni ESAS Management.
E-modul dapat digunakan sebagai bahan belajar mandiri, sedangkan rekaman pelatihan dan akses mengulang kelas membantu peserta meninjau kembali materi sesuai kebutuhan. Grup Bina Alumni ESAS Management juga menjadi sarana untuk memperluas jejaring dan menjaga koneksi dengan komunitas pembelajar yang memiliki minat terhadap pengembangan kompetensi profesional.
Berbagai fasilitas ini diharapkan mendukung proses belajar yang lebih fleksibel, sehingga peserta dapat terus memperdalam wawasan setelah sesi pelatihan berakhir.
Kembangkan Wawasan Sosiologi Kriminal Bersama ESAS Management
Bagi Anda yang ingin memperluas pemahaman mengenai faktor sosial di balik kejahatan, dinamika komunitas, serta metode analisis sosiologi kriminal, pelatihan CCSS dapat menjadi pilihan untuk memperkaya wawasan dan mengembangkan kompetensi.
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar bersama narasumber yang memiliki latar belakang di bidang hukum dan penelitian. Segera hubungi ESAS Management (PT ESAS Edukasi Indonesia) untuk memperoleh informasi pendaftaran dan program pelatihan yang tersedia. Jadikan kesempatan belajar ini sebagai langkah untuk membangun perspektif yang lebih kritis, analitis, dan komprehensif dalam memahami fenomena kriminal di masyarakat.