Jakarta, 28 Agustus 2026 – Perkembangan teknologi di bidang kedokteran terus mengalami kemajuan, salah satunya melalui penerapan nanoteknologi dan nanomedicine. Teknologi ini membuka peluang baru dalam pengembangan obat, diagnosis penyakit, pencitraan medis, serta berbagai metode pengobatan yang lebih inovatif. Untuk memahami perkembangan tersebut, diperlukan pengetahuan dasar mengenai konsep dan aplikasi nanomedicine dalam dunia kedokteran.
Sebagai bentuk upaya meningkatkan kompetensi dan wawasan peserta, ESAS Management menyelenggarakan program pelatihan bersertifikat Certified Fundamental of Nanomedicine (C.FN). Pelatihan ini merupakan program dasar yang dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai aplikasi nanoteknologi dan nanopartikel di bidang kedokteran.
Pelatihan Certified Fundamental of Nanomedicine (C.FN) dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 19.45–21.45 WIB secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan penyampaian materi secara interaktif dan aplikatif.
Program ini menghadirkan dr. Dito Anurogo, M.Sc., Ph.D. sebagai fasilitator. Beliau merupakan Master Trainer ESAS berlisensi BNSP, alumni PhD TMU Taiwan, WWPO Peace Ambassador untuk Indonesia, Dokter Riset, Dosen, Peneliti, serta penulis dan reviewer jurnal internasional terindeks Scopus. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman yang dimiliki, fasilitator memberikan wawasan mengenai perkembangan nanomedicine serta penerapannya dalam bidang kesehatan dan kedokteran.
Materi pertama yang disampaikan adalah Revolutionizing Medicine with Nanotechnology, yang membahas bagaimana nanoteknologi membawa perubahan dalam dunia kedokteran. Peserta diperkenalkan dengan konsep dasar teknologi nano serta potensinya dalam menciptakan inovasi di bidang medis.
Selanjutnya peserta mempelajari Nanoparticles: The Tiny Titans of Medicine, yaitu pembahasan mengenai nanopartikel dan perannya dalam berbagai aplikasi medis. Meskipun memiliki ukuran yang sangat kecil, nanopartikel memiliki potensi besar dalam membantu pengembangan teknologi pengobatan dan sistem penghantaran obat.
Materi berikutnya adalah Nanomedicine in Diagnostics and Imaging, yang membahas pemanfaatan nanomedicine dalam proses diagnosis dan pencitraan medis. Teknologi berbasis nano dapat membantu meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi serta memvisualisasikan berbagai kondisi penyakit.
Peserta juga mendapatkan materi Ethical and Safety Considerations in Nanomedicine. Pada sesi ini dibahas pentingnya aspek etika dan keselamatan dalam pengembangan maupun penggunaan teknologi nanomedicine agar inovasi yang dihasilkan tetap memperhatikan keamanan pasien dan masyarakat.
Materi terakhir adalah From Laboratory to Clinic: The Journey of Nanomedicines, yang menjelaskan perjalanan pengembangan nanomedicine mulai dari tahap penelitian di laboratorium hingga penerapannya dalam dunia klinis. Peserta mendapatkan gambaran mengenai proses panjang yang diperlukan agar suatu inovasi nanomedicine dapat digunakan secara aman dan efektif.
Selain memperoleh pengetahuan dan wawasan baru, peserta juga mendapatkan berbagai manfaat dari pelatihan, di antaranya Gelar Non Akademik C.FN, E-Sertifikat Kehadiran dan Kelulusan, E-Modul Pelatihan, Rekaman Pelatihan, Akses Mengulang Kelas, serta Grup Bina Alumni ESAS Management.
Pelatihan ini dipandu oleh moderator Ira dan diikuti oleh 2 peserta. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan kondusif. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk menyimak materi, berdiskusi, serta mengajukan pertanyaan kepada fasilitator mengenai perkembangan nanoteknologi dan penerapannya dalam bidang kedokteran. Dengan jumlah peserta yang terbatas, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih komunikatif sehingga peserta memiliki kesempatan untuk memperoleh penjelasan secara lebih mendalam.
Melalui program Certified Fundamental of Nanomedicine (C.FN), ESAS Management berharap peserta dapat memahami konsep dasar nanomedicine serta perkembangan penerapannya dalam dunia kedokteran. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengikuti perkembangan teknologi kesehatan dan memahami berbagai inovasi medis berbasis nanoteknologi yang terus berkembang di masa depan.
