Acara dibuka oleh moderator St. Nur’aeni, S.Akt. yang kemudian langsung memberikan kesempatan kepada trainer Dr. (c) Adi Sopian, S.E., M.M., CSCMP, seorang dosen, praktisi Quality Control dan Supply Chain Management, serta Master Trainer ESAS Management, untuk memaparkan materi pelatihan. Trainer menyampaikan secara komprehensif empat pilar utama dalam pengadaan barang dan jasa, yaitu merencanakan pengadaan barang/jasa yang mencakup analisis kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis, dan perumusan strategi pengadaan yang efektif sebagai fondasi utama agar proses berjalan sesuai target dan anggaran. Selanjutnya, materi tentang memilih penyedia barang/jasa dengan teknik evaluasi dan seleksi pemasok yang tidak hanya berbasis harga tetapi juga kualitas, kapasitas produksi, dan reputasi vendor. Trainer juga membahas tentang mengelola kontrak dan swakelola pengadaan barang/jasa yang mencakup aspek hukum kontrak, negosiasi, serta tanggung jawab para pihak dengan penekanan pada dokumentasi yang rapi dan pemahaman klausul-klausul krusial. Terakhir, materi tentang mengelola logistik, kinerja dan risiko yang meliputi manajemen rantai pasok, pengukuran kinerja pemasok, serta identifikasi dan mitigasi risiko yang mungkin timbul selama proses pengadaan.
Seluruh materi disampaikan dengan metode komunikatif dan mudah dipahami, disertai contoh-contoh kasus nyata di lapangan agar lebih aplikatif dan relevan dengan tantangan pekerjaan sehari-hari. Sepanjang pelatihan berlangsung, suasana Zoom Meeting kondusif dan peserta terlihat serius menyimak setiap pemaparan. Meskipun dilaksanakan di malam hari setelah jam kerja, kelima peserta tetap menunjukkan antusiasme hingga sesi terakhir. Moderator St. Nur’aeni, S.Akt. bertugas mengatur jalannya acara agar tetap sesuai jadwal, dan seluruh agenda berjalan tertib serta tepat waktu tanpa kendala teknis yang berarti selama pelaksanaan Zoom Meeting.
Pelatihan dua jam ini dirancang sangat efisien, trainer berhasil menyampaikan materi yang padat namun komprehensif sehingga peserta mendapatkan pemahaman utuh tentang siklus pengadaan barang dan jasa tanpa merasa terbebani. Memasuki akhir sesi, trainer menyampaikan bahwa proses evaluasi terhadap kelima peserta akan dilakukan secara menyeluruh dengan penilaian mencakup tiga aspek utama yaitu Sikap Kerja (30%), Pengetahuan (30%), dan Keterampilan (40%) yang dinilai berdasarkan partisipasi aktif, pemahaman materi, serta kemampuan praktis dalam menerapkan konsep pengadaan. Hasil penilaian tersebut tidak diumumkan pada malam hari itu juga, melainkan akan disampaikan maksimal H+7 hari kerja setelah pelatihan sebagaimana prosedur standar ESAS Management. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses evaluasi berjalan cermat dan objektif sehingga setiap peserta mendapatkan penilaian yang adil sesuai dengan kompetensi yang telah ditunjukkan selama pelatihan berlangsung. Standar minimum kelulusan yang ditetapkan adalah nilai 70, dan peserta yang berhasil memenuhi standar tersebut berhak menyandang gelar non-akademik CPFn (Certified Procurement Fundamental) sebagai pengakuan atas kompetensi dasar di bidang pengadaan barang dan jasa.
Setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta berhak atas berbagai benefit eksklusif dari ESAS Management. Fasilitas tersebut meliputi E-Sertifikat Kehadiran & Kelulusan sebagai bukti partisipasi dan kompetensi, E-Modul Pelatihan yang dapat diunduh dan dipelajari kembali kapan saja untuk memperdalam pemahaman, rekaman pelatihan dan akses mengulang kelas untuk meninjau kembali materi yang telah disampaikan oleh trainer, serta keanggotaan dalam Grup Bina Alumni ESAS Management sebagai komunitas profesional yang memungkinkan mereka untuk terus berjejaring, berbagi pengalaman, dan memperoleh informasi terbaru seputar dunia pengadaan dan rantai pasok.
Salah satu peserta, Annisa Prabawati yang berprofesi sebagai Procurement Specialist di PT Sky Energy Indonesia Tbk, memberikan tanggapannya mengenai pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat karena Pak Adi Sopian menjelaskan dengan sangat detail dan jelas, sehingga memudahkan dirinya sebagai praktisi untuk mengetahui lebih dalam tentang procurement. Testimoni ini menunjukkan bahwa metode penyampaian trainer yang komunikatif dan mendalam mampu memberikan pemahaman yang berarti bagi peserta, terutama bagi mereka yang sudah berkecimpung langsung di bidang pengadaan.
Pelatihan Certified Procurement Fundamental Batch 10 yang berlangsung pada 2 Juli 2026 ini berjalan dengan sukses. Dengan bekal sertifikasi CPFn yang akan segera mereka terima setelah pengumuman hasil kelulusan, para peserta kini memiliki fondasi kompetensi yang kuat untuk mengembangkan karir di bidang pengadaan barang dan jasa. ESAS Management berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan serupa guna mencetak lebih banyak profesional procurement yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia bisnis modern. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelatihan dapat diakses melalui akun Instagram @esas.management, sedangkan kegiatan ESAS Management dapat dipantau melalui @esas.news.
